penjelasan rumus dan langkah membuat file Excel BEP (Break Even Point) seperti pada gambar yang kamu kirim, dijelaskan lengkap dari awal sampai tabel laba-rugi.
1. Data Dasar (Input)
Buat tabel input di Excel:
| Keterangan | Simbol | Nilai |
|---|---|---|
| Biaya tetap total | FC | Rp10.000.000 |
| Biaya variabel/unit | VC | Rp15.000 |
| Harga jual/unit | P | Rp35.000 |
📌 Catatan
-
FC (Fixed Cost) = biaya tetap
-
VC (Variable Cost) = biaya per unit
-
P (Price) = harga jual per unit
2. Rumus Break Even Point (BEP)
a. BEP dalam Unit
Rumus:
Contoh hitung:
👉 Artinya: minimal harus menjual 500 unit agar tidak untung dan tidak rugi.
b. BEP dalam Rupiah
Rumus:
Perhitungan:
3. Membuat Tabel Unit Terjual
Kolom yang dibuat:
-
Unit Terjual
-
FC
-
VC
-
TC
-
Sales
-
Profit
Isi kolom Unit Terjual (contoh):
4. Rumus Setiap Kolom
a. Fixed Cost (FC)
Karena biaya tetap, nilainya sama untuk semua unit.
Isi langsung:
b. Variable Cost (VC)
Rumus:
Contoh (500 unit):
c. Total Cost (TC)
Rumus:
Contoh:
d. Sales (Pendapatan)
Rumus:
Contoh:
e. Profit (Laba / Rugi)
Rumus:
Contoh BEP (500 unit):
📌 Ini membuktikan BEP tercapai di 500 unit.
5. Kesimpulan dari Tabel
-
Unit < 500 → Rugi
-
Unit = 500 → Impas (BEP)
-
Unit > 500 → Untung
Semakin besar unit terjual, semakin besar profit, karena:
-
FC tetap
-
VC naik sebanding unit
-
Sales naik lebih cepat dari TC
6. Ringkasan Rumus Utama
| Keterangan | Rumus |
|---|---|
| BEP Unit | FC / (P – VC) |
| BEP Rupiah | BEP Unit × P |
| VC | Unit × VC/unit |
| TC | FC + VC |
| Sales | Unit × P |
| Profit | Sales – TC |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar